Selasa, 09 Agustus 2011

kala.ditemani.sang.kesepian.

Bersama sang kesepian
aku merasa sendirian
di tengah keramaian dunia
hiruk pikuknya yang membuat lelah jiwa dan ragaku

setelah kulalui berhari-hari
berbulan-bulan
kurelakan kecintaanku pada karya-karya tulisan
kulepaskan kesukaanku pada kata, kalimat dan ide-ide brilian yang tertuang di dalamnya

namun,
rasanya kini aku dihadapkan pada saat-saat akhir yang melelahkan
kejenuhan membuncah dari lubuk kalbuku
keresahan karena kealpaan-kealpaan manusia-manusia di sekitarku

ya lelah, penat, jenuh.....semua energi negatif yang menggerayangiku
aku ingin berlari tapi kemanakah arahnya
aku ingin menumpahkan kerinduanku pada kekasih jiwaku tapi kini ia entah di mana
aku ingin memeluk kembali kata, kalimat dan ide-ide brilian itu
namun, keinginanku tak sejalan dengan penatnya perasaanku

oh, dambaan jiwaku
ke manakah engkau pergi
mengapa engkau meninggalkan aku
atau,
kalau engkau ada di sini
jangan engkau suka bersembunyi di balik kelemahan dan kebutaanku

nampakkanlah saja dirimu
biar aku bergairah lagi
biar nafsuku meluap-luap lagi
biar artiku datang kembali....

datanglah dambaan jiwaku
aku kesepian tanpa dirimu...

2 komentar:

  1. when you feel like this: just have deep breathe(s) and say "whooooooooshaaaaaaaa" loudly... it can makes you more comfortable.
    cemuuuuunguuudh Bapak Poo!

    BalasHapus
  2. hahahaha.....you're so amuse...

    besten danke

    BalasHapus